Beranda Kesehatan Perlu Tahu: Karhutla Meluas, Ini Dampak Asapnya bagi Tubuh

Perlu Tahu: Karhutla Meluas, Ini Dampak Asapnya bagi Tubuh

Langit yang berubah kelabu akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada jarak padang. Lebih dari itu, di balik bau hangus dan kabut yang menyelimuti, terdapat campuran partikel dan gas yang ikut masuk ke tubuh setiap kali seseorang bernapas

0
Karhutla Meluas, Ini Dampak Asapnya bagi Tubuh

Anak juga cenderung lebih aktif secara fisik sehingga volume udara yang dihirup dapat meningkat.

Penelitian tahun 2026 terhadap data 366.632 kasus ISPA dan 27.574 kasus pneumonia pada anak di Palembang selama 2011–2020 menemukan hubungan antara peningkatan particulate matter saat periode kabut asap dan meningkatnya gangguan pernapasan. PM2.5 menunjukkan hubungan yang lebih konsisten dengan pneumonia, sementara PM10 lebih berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Karena penelitian tersebut merupakan studi ekologis, hasilnya menunjukkan hubungan pada tingkat populasi dan tidak dapat membuktikan bahwa paparan asap menyebabkan setiap kasus pneumonia secara individual.

Kemenkes melaporkan kasus ISPA di Kalimantan Tengah meningkat dari 402 menjadi 716 dalam satu minggu di tengah karhutla pada Agustus 2026. Data surveilans ini menunjukkan peningkatan beban layanan kesehatan, tetapi tidak dengan sendirinya membuktikan semua kasus tersebut disebabkan oleh asap.

4. Dampaknya tidak berhenti di paru-paru

Partikel halus dapat memicu stres oksidatif dan peradangan. Ini menjelaskan mengapa efek polusi udara bisa melampaui saluran pernapasan.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here