Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan pasukannya telah melancarkan serangan balasan baru terhadap sejumlah pangkalan militer dan aset Amerika Serikat (AS) di Kuwait, Bahrain, dan Yordania.
Warga Palestina memeriksa kerusakan pascaserangan udara Israel di wilayah Sabra, selatan Gaza City, pada 12 Juli 2026. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Rezaei mengklaim bahwa konflik yang baru-baru ini terjadi justru meningkatkan posisi Iran di panggung global dan memperkuat kemampuan pertahanan Teheran.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa para pelaku begal mengurungkan aksinya karena melihat keberadaan tentara.
Serangan Iran ini merupakan aksi balasan setelah Israel mengebom pinggiran selatan Beirut, Lebanon, yang menurut klaim Tel Aviv menargetkan pusat komando Hizbullah.
Kelompok Hizbullah pada Jumat (5/6) mengaku telah melancarkan sejumlah serangan, termasuk dengan rudal, terhadap pasukan Israel di dekat Kastil Beaufort di Lebanon selatan.