Beranda Politik Pengamat: Jokowi Mulai Ditinggal oleh Partai Politik

Pengamat: Jokowi Mulai Ditinggal oleh Partai Politik

Sikap politik yang ditunjukan Golkar dan PKB ini menjadi sinyal Jokowi sudah ditinggalkan oleh partai-partai politik.

0
Istimewa

CARAPANDANG- Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal merespons pernyataan Presiden ke- 7 RI, Joko Widodo yang mendukung revisi ulang Undang-Undang KPK.

Menurutnya, pernyataan Jokowi merupakan manuver politik yang justru membuat partai-partai politik tersinggung. Sebab, Jokowi menyampaikan suatu hal yang tidak sesuai dengan fakta.

Pasalnya, revisi UU KPK itu terjadi saat Jokowi menjabat sebagai Presiden RI.

Bahkan, Sekjen Golkar, Sarmuji secara tegas menyatakan bahwa pernyataan Jokowi itu adalah bagian dari cici tangan terhadap perubahan UU KPK. 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Politisi PKB, Abdullah bahwa Jokowi sedang mau lepas tangan terhadap perubahan UU KPK. 

"Jokowi rajanya, kok bisa-bisanya berakting layaknya punggawa," kata Erizal.

Sikap politik yang ditunjukan Golkar dan PKB ini menjadi sinyal Jokowi sudah ditinggalkan oleh partai-partai politik. Tidak hanya partai politik civil society juga semakin muak dengan tinggal Jokowi yang selalu berbeda antara ucapan dan perbuatan.

Menurutnya apa yang dilakukan Jokowi saat ini sedang berupaya mencari simpati rakyat. Namun, langkahnya sudah mudah dibaca.

"Langkah politik Jokowi mulai mudah dibaca. Tidak seperti dulu lagi," kata Erizal.

Kenapa mulai mudah dibaca? Karena, orang diam, menonton, dan belum bergerak, sementara Jokowi sudah sibuk kesana-kemari, jual ini-jual itu. 

"Besar kemungkinan orang baru akan mulai di saat Jokowi sudah selesai dan kehabisan segalanya," kata Erizal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here