Beranda Politik Kedekatan Prabowo dan Jokowi Belum Tentu Sejalan

Kedekatan Prabowo dan Jokowi Belum Tentu Sejalan

“Di politik berdekatan belum tentu sejalan. Dalamnya laut bisa diukur, dalamnya hati siapa tahu,” pesan Selamat Ginting.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG – Gerak politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo harus diwaspadai. Kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto bisa jadi jalan dia untuk tetap memiliki kuasa di republik ini.

Hal ini disampaikan oleh pengamat politik dan militer, Selamat Ginting dalam sebuah diskusi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa, 18 Agustus 2026. 

Maka itu, Selamat mengingatkan agar Presiden Prabowo tidak terlena. Bisa jadi kedekatannya dengan Jokowi akan merugikan bagi posisi Prabowo.

“Di politik berdekatan belum tentu sejalan. Dalamnya laut bisa diukur, dalamnya hati siapa tahu,” pesannya.

Menurutnya, Prabowo perlu memiliki strategi matang dalam menghadapi kekuatan politik yang telah terbentuk selama 10 tahun pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, tidak mudah menghadapi jaringan kekuasaan yang sudah mengakar sehingga diperlukan langkah politik, hukum, dan ekonomi yang terukur.

Dalam diskusi tersebut dia menyinggung dinamika politik yang terjadi pada Agustus tahun lalu yang menurutnya menjadi pelajaran penting bagi pemerintahan saat ini. Ia menilai berbagai gejolak politik harus menjadi perhatian Prabowo dalam membaca peta kekuatan di sekeliling pemerintahannya.

Menurutnya, pidato Prabowo di hadapan DPR RI juga menunjukkan bahwa Presiden tidak ingin didikte oleh kekuatan tertentu dan memiliki cara sendiri dalam menjalankan pemerintahan.

“Presiden Prabowo terkesan tidak mau didikte. Dia punya cara sendiri,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here