Beranda Kesehatan Faktor yang Dapat Menyebabkan Pelari Cedera

Faktor yang Dapat Menyebabkan Pelari Cedera

Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Zeth Boroh, Sp.KO, ALK menyampaikan faktor-faktor yang dapat menyebabkan pelari mengalami cedera, termasuk di antaranya penggunaan sepatu lari yang tidak sesuai.

0
istimewa

"Banyak yang pelari cederanya di sini nih, plantar fasciitis, karena flat kakinya. Kalau lari berjam-jam, risiko cedera lagi. Mau lari pun juga sebenarnya harus diperiksa anatomi kaki," kata dr. Zeth.

"Kaki yang X, kaki yang O juga pengaruh. Bayangin kalau kita pakai lari kita dengan pola lari yang kakinya X, itu kan pembebanan yang tidak seimbang, tidak sama antara kaki kanan dan kiri," ia menambahkan.

Dokter Zeth menyampaikan bahwa berat badan dan pola lari juga mempengaruhi risiko cedera saat berlari.

Menurut dia, orang dengan kelebihan berat badan dan obesitas lebih berisiko mengalami cedera saat berlari.

"Obesitas atau overweight terus tiba-tiba mau lari. Pembebanan badan ke lutut dan engkel itu lebih tinggi kan ya, apalagi ada high impact-nya, risiko cedera juga," katanya.

Penerapan pola lari yang tidak tepat, yang menyebabkan penggunaan energi menjadi tidak efisien, menurut dia, juga bisa menimbulkan risiko cedera.

Ia mengatakan, latihan lari berlebihan membuat tubuh tidak punya cukup waktu untuk memulihkan diri dan kondisi yang demikian bisa memicu cedera.

"Ada pasien saya karena race-nya tiap minggu, dia harus latihan hampir tiap hari, tidak ada recovery, akhirnya terjadi overtraining itu bisa menyebabkan cedera," katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here