Ketua Prodi Studi Magister Ilmu Kedokteran Tropis Universitas Sumatra Utara dr Rini Savitri Daulay mengatakan bahwa investigasi kontak dan terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) penting guna mengurangi risiko TB yang laten menjadi aktif.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerbitkan Rapid Communication atau informasi cepat tentang obat pencegah Tuberkulosis (TBC) dalam upaya menekan laju kasus secara global.