Keterlibatan mahasiswa dari universitas negeri, swasta, politeknik, serta institusi kesehatan menunjukkan pendekatan multidisipliner dalam pemulihan bencana.
Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro menegaskan bahwa sekolah ini khusus untuk anak-anak pintar di Indonesia.