Abdul Mu’ti menyampaikan program revitalisasi merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang bermutu, aman, dan merata di seluruh Indonesia.
Takdir (qadar) adalah perkara yang telah diketahui dan ditentukan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan telah dituliskan oleh al-qalam (pena) dari segala sesuatu yang akan terjadi hingga akhir zaman. (Terj. Al-Wajiiz fii ‘Aqidatis Salafish Shalih Ahlis Sunnah wal Jama’ah, hal. 95)
Menurut Mu'ti, pada tahap awal pendidikan seharusnya pembelajaran lebih difokuskan pada pengembangan logika berpikir, bukan langsung pada konsep matematis yang kompleks.
Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Program Bug Bounty 2026 sebagai bagian dari komitmen dalam memperkuat keamanan sistem digital di lingkungan pendidikan nasional.
Mu’ti mengatakan secara umum kesiapan pelaksanaan TKA di sekolah telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Penataan teknis, mulai dari ruang kelas hingga mekanisme pelaksanaan, dinilai telah disusun dengan baik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengajak seluruh ekosistem pendidikan untuk mendukung transformasi budaya kerja dan gerakan hemat energi sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan nasional.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyampaikan sejumlah pesan dari Presiden Prabowo Subianto saat memimpin upacara bendera yang menjadi pembuka hari pertama pembelajaran usai libur Lebaran di SMPN 2 Depok, Provinsi Jawa Barat.
Penghargaan tersebut diraih Kemendikdasmen melalui program Gala Siswa Indonesia (GSI) yang dinilai sukses melakukan program pembinaan sepak bola pelajar tingkat SMP dari 38 provinsi di seluruh Indonesia
Dihikayatkan bahwa seseorang dari kalangan orang-orang shalih melewati seorang laki-laki yang terkena penyakit lumpuh separuh badan, ulat bertebaran dari dua sisi perutnya, lebih dari itu ia juga buta dan tuli. Lelaki lumpuh itu mengatakan, “segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanmu dari cobaan yang telah dialami oleh banyak orang
Lewat kegiatan Mudik Asyik Baca Buku Tahun 2026, Badan Bahasa kembali menjadikan momentum mudik lebaran untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya budaya membaca.