British Museum memiliki koleksi artefak dari Lembah Sungai Nil yang cakupannya sangat luas mulai dari masa prasejarah hingga periode Islam. Dilansir laman Wonderful Museums, koleksi Mesir di museum ini merupakan yang terbesar kedua di dunia setelah Museum Mesir yang berada di Kairo. Keberadaan artefak dalam jumlah besar ini berasal dari berbagai kegiatan arkeologi, pembelian, dan hadiah diplomatik yang terjadi sepanjang abad ke-18 hingga awal abad ke-20.
Koleksi ini mencakup ribuan objek, termasuk mumi dan peti mati kuno, yang merekam perkembangan teknik pengawetan jenazah serta sistem kepercayaan spiritual masyarakat Mesir kuno. Kelimpahan artefak itu membuat museum ini salah satu rujukan penting bagi peneliti yang ingin memahami konsep kehidupan dan kematian dalam peradaban Mesir.
4. Institusi museum publik nasional pertama di dunia
Selain dikenal lewat koleksinya yang sangat beragam, British Museum memegang gelar sebagai museum publik nasional pertama yang didirikan untuk mencakup seluruh bidang pengetahuan manusia. Dilansir laman Mainly Museums, lembaga ini didirikan sejak tahun 1753 dan menjadi institusi budaya pionir yang membuka pintu bagi masyarakat umum dari berbagai latar belakang.