CARAPANDANG - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus mengapresiasi solidaritas tenaga medis berbagai daerah yang cepat membantu penanganan korban gempa bumi di NTT. Menurutnya, gerak cepat tenaga medis menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Benjamin menyebut tenaga kesehatan berbagai daerah sukarela menuju wilayah terdampak untuk memperkuat pelayanan medis bagi korban gempa. Menurutnya, solidaritas tenaga kesehatan tersebut menunjukkan semangat gotong royong serta kebanggaan terhadap Indonesia dalam menghadapi bencana.
“Yang saya ingin sampaikan bahwa Indonesia ini kita harus bangga. Saya kaget juga tiba di Labuan Bajo, ternyata teman-teman dokter sudah banyak yang datang dari berbagai daerah,” kata Benjamin Paulus saat diwawancarai awak media di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 18 Agustus 2026.
a menyebut, tenaga medis datang antara lain dari Makassar, Surabaya, Kupang, Bali, dan sejumlah rumah sakit Kementerian Kesehatan. Bahkan, delapan dokter ortopedi berangkat secara mandiri untuk membantu penanganan korban.
“Jadi ada delapan dokter ahli ortopedi, khususnya, mereka berangkat sendiri. Itu yang saya bilang, jadi kecepatan dan solidaritasnya luar biasa,” ujarnya.