Di sela kegiatan, Dedi bahkan memanggil Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja untuk menjelaskan alokasi anggaran daerah. Asep menyebut APBD Kabupaten Bekasi sebesar Rp7,7 triliun dan alokasi pembangunan jalan disebut mencapai Rp1,2 triliun.
Dedi sempat mempertanyakan angka tersebut. "Perasaan kagak deh," ucapnya. Namun ia kemudian menyatakan optimistis jika anggaran itu benar-benar sesuai nominalnya, pasti dapat digunakan secara maksimal untuk pembangunan dalam setahun.
Menutup Safari Ramadan Pemprov Jawa Barat, Dedi berpesan kepada jajaran pemerintah daerah agar fokus melayani masyarakat.
Mengacu data Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 21 Februari 2026, postur APBD Kabupaten Bekasi berasal dari pendapatan daerah sebesar Rp7,280 triliun yang bersumber dari PAD, pajak dan retribusi daerah, transfer pemerintah pusat serta pendapatan lainnya. Realisasi pendapatan baru Rp352,68 miliar atau 4,84 persen.
Sementara total belanja daerah mencapai Rp7,703 triliun dengan rincian belanja pegawai Rp3,563 triliun. Kemudian belanja barang, jasa, modal serta belanja lainnya. Realisasi belanja baru Rp108,43 miliar atau 1,41 persen. Belanja pegawai masih menjadi komponen terbesar dalam postur APBD 2026.