Beranda Berita Prancis Minta Iran Bebaskan Tarif Kapal-kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Prancis Minta Iran Bebaskan Tarif Kapal-kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Permintaan tersebut Macron sampaikan merespon Iran yang akan memasukkan klausul mengenai biaya layanan maritim ke dalam kerangka kesepakatan dengan Amerika Serikat terkait upaya mengakhiri perang di Timur Tengah.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG - Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta kepada Iran agar membebaskan tarif terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Permintaan tersebut Macron sampaikan merespon Iran yang akan memasukkan klausul mengenai biaya layanan maritim ke dalam kerangka kesepakatan dengan Amerika Serikat terkait upaya mengakhiri perang di Timur Tengah.

Meski rincian kesepakatan belum dipublikasikan, isu tarif Selat Hormuz langsung memicu perhatian negara-negara Barat yang berkepentingan terhadap kelancaran arus perdagangan internasional.

“Kami membela hukum internasional dan kami akan melakukan segala daya upaya untuk memastikan tidak ada korban jiwa,” kata Macron dalam sebuah pernyataan menjelang pertemuan para pemimpin G7 yang juga akan dihadiri Presiden AS Donald Trump, dikutip Selasa, 16 Juni 2026.

Presiden Prancis pun mengatakan telah menyiapkan misi bersama dengan Inggris untuk memastikan Selat Hormuz kembali terbuka sepenuhnya. 

Macron pun mengungkapkan bahwa kapal induk andalan Prancis siap dikerahkan ke kawasan tersebut dalam waktu dua hingga tiga hari apabila diperlukan.

“Kami melakukan segala upaya agar kesepakatan ini menjadi kenyataan dan agar Selat Hormuz dapat kembali terbuka,”ungkapnya.

Selanjutnya dia mengatakan bahwa negara-negara Eropa menunggu pembukaan kembali selat tersebut guna membantu menurunkan harga energi dan berbagai barang yang terdampak ketidakstabilan kawasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here