CARAPANDANG - Kesuksesan merupakan sesuatu yang bisa diraih dengan kerja keras, oleh siapapun tanpa memandang latar belakang. Hal ini terbukti dari kisah hidup Richard Branson.
Pria paruh baya ini berhasil menjadi miliarder dunia berkat mengembangkan bisnisnya yakni Virgin Group. Dikutip dari Forbes, Rabu (20/9/2023), saat ini kekayaannya menyentuh angka US$ 2,9 miliar atau setara Rp 44,37 triliun (kurs Rp 15.300).
Berdasarkan catatan detikcom, Branson lahir di Surrey, Inggris, pada tahun 1950. Untuk mencapai kesuksesan, ia harus melalui kerasnya kehidupan. Masa kecilnya terbilang cukup berat, bahkan ia harus rela dikeluarkan alias drop out dari sekolah pada usia 16 tahun.
Dikutip dari CNN Business, salah satu alasan ia drop out ialah karena kesulitan untuk menjalani sistem pembelajaran di sekolahnya karena ia menderita disleksia. Namun kondisi ini tak membuatnya putus asa, justru malah menjadi sumber kekuatan baru baginya.
Tak lama berselang, Branson mendirikan Student, redaksi majalah anak muda. Perusahaan ini mewawancarai para selebriti dan menjual iklan senilai US$ 8.000 untuk edisi pertamanya. Pada kala itu, Branson dan timnya yang terdiri dari 20 orang karyawan menyebut perusahaannya sebagai bisnis baru Virgin. Seiring waktu berjalan, tepatnya pada 1970-an Branson meluncurkan Virgin Mail Order Record.
Perjuangan Ceo Virgin: Pria Disleksia, Ditendang dari Sekolah hingga Jadi Miliarder Dunia
Kesuksesan merupakan sesuatu yang bisa diraih dengan kerja keras, oleh siapapun tanpa memandang latar belakang. Hal ini terbukti dari kisah hidup Richard Branson