Di sisi lain Sekda Iskandar juga menjelaskan bahwa tujuan diadakannya kampanye LP2B antaranya melakukan updeting LBS 2019 yang dilengkapi data atribut jenis lahan jaringan irigasi, index pertanaman dan produktivitas, Jalan Usaha Tani (JUT), dan sumber air, dan melakukan penyusunan peta usulan lahan pertanian pangan berkelanjutan, serta memberikan rekomendasi peta LP2B untuk ditetapkan dengan perturan bupati atau diintegrasikan penetapannya dalam perda RTRW kabupaten/kota, menetapkan peta dan sebaran LP2B dalam SK peraturan bupati.
Terakhir ucapan terima kasih disampaikan kepada pihak konsultan tim pokja, tim teknis dan para penyuluh pertanian atas kerja sama yang tejalin. “Saya berharap pada kegiatan rekomendasi perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan dapat dilaksanakan dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Pohuwato," harap Sekda Iskandar Datau.
Sementara itu, Kadis Pertanian, Kamri Alwi menyampaikan, kita semua tentu patut bersyukur karena tahun 2023 ini Kabupaten Pohuwato diberikan suport anggaran dari kementerian pertanian RI untuk kegiatan LP2B.
“Jadi, perlindungan dan perluasan lahan pertanian yang berkelanjutan Kabupaten Pohuwato tahun ini kurang lebih 1991 titik sudah selesai dilakukan kroscek. Jadi tinggal teman-teman tim teknis melakukan penyempurnaan, dengan harapan tim teknis bisa lebih cepat dan setelah rampung semua, maka ini sebagai langkah awal kita untuk mempersiapkan atau membuat peraturan bupati (Perbup)," pungkas Kamri Alwi.