CARAPANDANG.COM, MADRID, 6 Februari (Xinhua) -- Jika sebuah bangunan adalah musik yang dibekukan, maka Spanyol adalah dunia simfoni. Dari pegunungan yang menjulang tinggi hingga pantai nan biru, arsitektur negeri ini secerah matahari, sekokoh batu, dan memancarkan nuansa artistik yang unik.
Pemandangan Istana Alhambra dilihat melalui sebuah jendela di Granada, Spanyol. (Xinhua/Meng Dingbo)
Saat sinar mentari pagi pertama menyinari kubah Alhambra, waktu seakan terhenti. Kearifan arsitektur bangsa Moor terpampang jelas di istana ini. Lekukan dan pola geometris yang saling bertautan, tulisan halal dan tatahan bunga yang terpahat, serta berkas sinar mentari yang menembus panel-panel kayu berukir dan jatuh ke lantai keramik penuh warna. Istana ini bukan hanya simbol kekuasaan, melainkan juga perpaduan budaya, di mana seni Islami dan keindahan alam hidup berdampingan secara harmonis, bak puisi yang tak lekang oleh waktu.
Istana Generalife (Generalife Palace) Alhambra di Spanyol. (Xinhua/Meng Dingbo)
Pemandangan Court of the Lions di Istana Alhambra di Granada, Spanyol. (Xinhua/Meng Dingbo)
Lebih jauh ke selatan, Sevilla merupakan puncak persimpangan arsitektur Gotik dan Islami. Kota Sevilla menjadi saksi kemegahan Zaman Layar (Age of Sail) dan menyiratkan kekuatan iman. Saat mendaki Menara Giralda dan mengamati hamparan seluruh kota itu, tembok putih dan ubin merah khas Andalusia terlihat jelas, seolah-olah mesin waktu sedang membawa kita ke Abad Pertengahan yang lampau.