Beranda Ekonomi Menteri ESDM: Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir Tahun

Menteri ESDM: Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir Tahun

Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026, kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

0
istimewa

"Doain, ini kan tergantung dengan harga ICP, tapi kalau sampai dengan 100 dolar AS itu sudah aman BBM. Dan sekarang harga rata-rata ICP Januari sampai dengan sekarang itu tidak lebih dari 77 dolar AS. Jadi kita itu baru split 7 dolar AS," kata Bahlil.

Sementara itu, dari sisi pasokan, ia mengatakan pemerintah masih menghadapi kebutuhan impor sekitar 1 juta barel per hari. Kondisi itu terjadi karena konsumsi BBM nasional mencapai 1,6 juta barel per hari, sedangkan produksi dalam negeri baru berada di kisaran 600-610 ribu barel per hari.

Di sisi lain, pemerintah juga membuka peluang penguatan kerja sama energi dengan Rusia, tidak hanya pada pasokan minyak mentah, tetapi juga pada sektor infrastruktur penunjang. Bahlil menyebut ada pembahasan mengenai investasi di bidang kilang dan penyimpanan energi sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.

"Itu salah satu poin yang kemarin kita bicarakan, bahwa memang ada beberapa investasi mereka yang pick up, sudah siap untuk masuk, tetapi finalisasinya tunggu ada 1-2 putaran lagi dengan kami, khusus untuk menyangkut dengan kilang dan storage. Nanti baru kami akan sampaikan," ujar Bahlil.

Dengan sejumlah langkah tersebut, pemerintah berharap stabilitas energi dapat terus terjaga sepanjang tahun. Kepastian harga BBM subsidi diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih tenang di tengah dinamika harga energi global, katanya menambahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here