Terkait adanya komitmen pendanaan hingga 5 hingga 7 miliar dolar AS dari sejumlah negara, Menlu mengatakan angka tersebut merupakan pledges dari negara lain dan berada di luar skema iuran keanggotaan Board of Peace.
Sejumlah negara seperti Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Maroko, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Kuwait telah menyatakan komitmen kontribusi.
Dengan kejelasan ini, Sugiono memastikan bahwa status keanggotaan Indonesia di Board of Peace tidak dipertanyakan dan kontribusi yang diberikan melalui pengiriman pasukan merupakan bentuk partisipasi yang setara dengan kontribusi finansial dari negara anggota lainnya.