Beranda Umum Mengunjungi Warung Roekoen, Warisan Tionghoa di Rumah Berusia Lebih dari Seabad

Mengunjungi Warung Roekoen, Warisan Tionghoa di Rumah Berusia Lebih dari Seabad

0
Mengunjungi Warung Roekoen, Warisan Tionghoa di Rumah Berusia Lebih dari Seabad

   Pemanfaatan rumah tersebut sebagai kos menjadi salah satu cara keluarga Dade tetap menggunakan bangunan lama itu dalam kehidupan sehari-hari. Dari kebutuhan penghuni kos, sebagian ruang kemudian dimanfaatkan sebagai warung yang awalnya hanya menyediakan makanan sederhana bagi para penghuni. Seiring waktu, warung tersebut mulai menarik perhatian masyarakat di luar lingkungan kos, yang datang bukan hanya untuk menikmati makanan, tetapi juga merasakan suasana khas bangunan lama tersebut.

   "Mulanya memang untuk memenuhi kebutuhan anak kos. Tapi lama-lama orang luar mulai datang. Mereka mungkin penasaran dengan tempatnya, makanannya juga. Akhirnya yang datang bukan cuma anak kos, tetapi semakin banyak pengunjung dari luar," tutur Dade.

   Dari konsep awal yang sederhana, Warung Roekoen kemudian berkembang menjadi tempat makan yang menjangkau lebih banyak kalangan.

Dade, pemilik Warung Roekoen, berpose untuk difoto di dekat meja makan antik yang ada di Warung Roekoen, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada 15 Agustus 2026. (Xinhua/Poppy Amelia S.)

   WARISAN TIONGHOA DALAM RUMAH BERUSIA LEBIH DARI SEABAD

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here