PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendorong Pengurus Masjid Istighfar bersama Musala Baitul Huda terus mengambil peran dalam membina generasi muda, khususnya dalam menyiapkan calon khatib dan muazin. Menurutnya, kegiatan lomba khutbah Jumat dan azan menjadi salah satu langkah nyata untuk menjawab kebutuhan khatib dan penceramah muda di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Lomba Khutbah Jumat dan Azan tingkat SMA/SMK se-Kota Padang yang diselenggarakan oleh Masjid Istighfar dan Musala Baitul Huda. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Istighfar, Parak Gadang, Ganting, Padang, Sabtu (22/8/2026).
Sebanyak 55 tim pelajar SMA/SMK se-Kota Padang ambil bagian dalam perlombaan yang berlangsung dalam suasana ukhuwah Islamiah tersebut. Mahyeldi mengapresiasi inisiatif pengurus kedua lembaga keagamaan itu karena telah menyediakan ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berdakwah sekaligus memperkuat kecintaan terhadap syiar Islam.
“Kegiatan ini bisa menjawab kekurangan penceramah, kekurangan khatib. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus kita dukung,” ujar Mahyeldi.
Menurutnya, khutbah Jumat memiliki peran penting sebagai sarana edukasi dan pembinaan moral masyarakat. Karena itu, Sumatera Barat membutuhkan lebih banyak khatib muda yang memiliki wawasan luas serta mampu menyampaikan pesan agama secara sejuk dan mudah diterima berbagai kalangan.