Politikus Partai Golkar itu mengatakan pengalaman sejumlah kegiatan olahraga berskala internasional menunjukkan bahwa tingginya mobilitas masyarakat dapat membuka peluang usaha baru apabila dikelola dengan baik oleh komunitas setempat.
Ia juga mengapresiasi peran TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang menghadirkan tayangan Piala Dunia sehingga masyarakat di berbagai daerah dapat menikmati pertandingan secara lebih luas.
Menurut Lamhot, akses terhadap tayangan olahraga internasional tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat.
"Olahraga memiliki kemampuan menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Karena itu, momentum seperti Piala Dunia sebaiknya tidak berhenti sebagai tontonan, tetapi juga menjadi kesempatan menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi," kata dia.
Lamhot berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan masyarakat luas agar menjadi ruang tumbuhnya kreativitas dan penguatan ekonomi berbasis komunitas.
"Ketika masyarakat bergerak, ekonomi lokal ikut bergerak. Inilah nilai tambah dari sebuah momentum besar seperti Piala Dunia," ujar Lamhot.