"PIS terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz. Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian dan otoritas berwenang, sambil tetap menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) yang aman," ujar Vega dikutip Antaranews, Minggu (19/4/2026).
Vega menegaskan bahwa prioritas utama perusahaan saat ini adalah keselamatan seluruh awak kapal, keamanan kapal, serta muatannya. Perusahaan berharap kondisi di jalur tersebut segera membaik dan kondusif agar kedua kapal dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman.
Sebelumnya, pada Jumat (17/4), sempat ada sinyal positif setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan pembukaan kembali selat tersebut.
Bahkan, lebih dari selusin kapal komersial sempat melintas sebelum IRGC mengeluarkan pernyataan penutupan kembali.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mempertahankan blokade angkatan laut terhadap Iran dan menegaskan bahwa negaranya tidak akan menyerah pada apa yang ia sebut sebagai pemerasan oleh Iran.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei juga mengeluarkan pernyataan bahwa angkatan laut negaranya siap memberikan kekalahan pahit kepada musuh-musuhnya.