CARAPANDANG - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto pada Jumat (14/8) dalam Sidang Tahunan MPR RI, serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing bagi masyarakat Indonesia sejak usia dini, termasuk bahasa Mandarin.
Meski demikian, bagi masyarakat awam, bahasa Mandarin kerap dianggap sulit dipelajari. Xinhua berbincang dengan Lukas Ariawan (34), guru bahasa Mandarin dengan pengalaman mengajar hingga belasan tahun guna mengupas cara nyaman bagi pemula untuk mulai belajar.
Foto menampilkan Lukas Ariawan melakukan presentasi dan praktik mengajar bahasa Mandarin di Tianjin University, China, pada 25 Desember 2024. (Xinhua/Istimewa)
"Kadang-kadang, yang membuat bahasa Mandarin terasa sulit adalah kesan pertama dan rasa takut sebelum mulai belajar. Padahal, kalau dipelajari secara bertahap, bahasa Mandarin itu cukup sistematis," ujar Lukas kepada Xinhua pada Selasa (18/8).
Menurutnya, yang paling krusial adalah membangun pola pikir yang tepat sejak awal. Pemula tidak perlu memandang bahasa Mandarin sebagai sesuatu yang harus dikuasai dalam waktu singkat. Proses belajar pun sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit hingga pelajar mulai terbiasa dengan hal yang awalnya terasa asing.