Ketika kata-kata sudah gak bisa diandalkan, tubuh bisa menjadi alat komunikasi yang cukup efektif. Kamu bisa menunjuk arah, memperagakan aktivitas, atau menunjukkan benda yang sedang kamu cari. Misalnya, ketika ingin mencari toilet, kamu bisa menggunakan gestur sederhana sambil mengucapkan kata 'toilet'. Saat ingin membeli sesuatu, tunjukkan barangnya lalu gunakan kalkulator untuk menunjukkan atau menanyakan harga. Cara ini mungkin terasa sederhana, tetapi cukup membantu ketika kamu dan lawan bicara sama-sama kesulitan memahami bahasa satu sama lain.
Foto dan gambar di ponsel juga bisa menjadi alat bantu yang praktis. Kalau kamu ingin menuju sebuah tempat, tunjukkan foto lokasi atau tangkapan layar alamat kepada pengemudi. Saat memesan makanan, kamu bisa menunjukkan gambar menu yang diinginkan daripada mencoba menjelaskan bahan makanan yang sulit kamu sebutkan. Pastikan kamu tetap menggunakan gestur secara sopan dan melihat situasi sebelum melakukannya. Komunikasi lintas bahasa memang membutuhkan kreativitas, jadi gak perlu merasa malu ketika harus menggabungkan kata, gambar, dan gerakan.
4. Simpan informasi penting dalam bahasa lokal