Sebagai bagian dari kesepakatan timbal balik, Indonesia memberikan fasilitas tarif nol persen bagi sejumlah produk AS, seperti gandum dan kedelai. Langkah ini mematikan bahwa masyarakat tidak dikenakan beban tambahan biaya untuk bahan baku yang diimpor dari AS.
"Sehingga masyarakat Indonesia membayar nol persen untuk barang yang diproduksi dari kedelai ataupun gandum, dalam hal ini mie, ataupun dalam bentuk tahu dan tempe,"katanya.