Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersumpah tidak akan membiarkan serangan AS dan Israel begitu saja dan akan membalas serangan terhadap fasilitas militer dan sipil.
Menindaklanjuti hal tersebut dirinya pun menginstruksikan Duta Besar RI di Teheran untuk segera mengambil langkah konkret apabila terdapat WNI yang ingin dievakuasi.
Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Syaroni Rofii, menilai Indonesia perlu aktif melobi sebanyak mungkin pemimpin dunia dalam upaya mengakhiri konflik Iran–AS–Israel.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyebutkan sebanyak 15 warga negara Indonesia (WNI) di Teheran, Iran, siap dievakuasi melewati Baku, Azerbaijan, di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Mantan rapper dan wali kota Kathmandu ini tidak hanya bertarung untuk kursi parlemen, tetapi juga dianggap memiliki peluang kuat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, menandai transformasi mengejutkan dari ikon musik menjadi calon pemimpin nasional.
Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar dan penganut politik luar negeri Bebas Aktif memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga perdamaian dunia.