Lebaran atau Idul Fitri identik dengan tradisi saling bermaaf-maafan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Pada momen ini, umat Islam biasanya menyambut hari kemenangan dengan penuh sukacita sambil mempererat silaturahmi dan membuka pintu maaf bagi keluarga maupun kerabat
Seseorang yang di tengah menjalankan ibadah puasanya memperbanyak membaca Al-Qur’an serta menadaburi petunjuk-petunjuk di dalamnya, apakah pahalanya setara dengan orang yang lebih banyak menghabiskan waktu puasanya dengan tidur?
Seorang lelaki tua duduk tenang di antara mereka. Pakaiannya sederhana, wajahnya bersih tanpa kesan dibuat-buat. Namanya Ya‘qub bin Ibrahim, yang kelak dikenal dengan panggilan Abu Yusuf
Prof Quraish Shihab pernah mengatakan bahwa, hewan juga mempunyai perasaan sebagaimana manusia. Sebab, binatang adalah umat seperti manusia yang mempunyai perasaan. Bahkan, dalam Al-Qur’an Allah swt. memberikan tuntunan agar menjaga hewan
Dihikayatkan bahwa seseorang dari kalangan orang-orang shalih melewati seorang laki-laki yang terkena penyakit lumpuh separuh badan, ulat bertebaran dari dua sisi perutnya, lebih dari itu ia juga buta dan tuli. Lelaki lumpuh itu mengatakan, “segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanmu dari cobaan yang telah dialami oleh banyak orang
Memang hidayah itu istimewa. Ia mahal dan berharga. Kedudukan dan status sosial bukanlah ukuran mendapatkannya. Gelimang harta bukanlah sarana bisa mendapatkannya. Terkadang, ia pun datang di saat yang tak disangka
Allah senantiasa mengatur urusan makhluk-Nya, tanpa jeda dan tanpa pernah lelah. Tidak ada satu detik pun dalam hidup kita yang luput dari pengawasan, perhatian, dan kasih sayang Allah
Ditengah tren “kesalehan lahiriah”, hati nurani kita mengingatkan bahwa standar kemuliaan di sisi Allah adalah ketulusan hati yang membuahkan transformasi perilaku dari maksiat menuju ketaatan yang berkelanjutan
Sebagian kalangan ulama saleh terdahulu (salaf saleh), bulan Ramadhan sering kali digambarkan sebagai musim panen raya atau sebuah madrasah ruhani untuk membersihkan jiwa dan meraih ampunan-Nya yang luas
Lebaran selalu identik dengan tradisi mudik yang penuh cerita. Jalanan ramai, stasiun dan terminal dipadati pemudik, serta rumah keluarga di kampung halaman kembali hidup oleh tawa yang lama tak terdengar
Keseimbangan hidup merupakan kondisi saat seseorang mampu membagi waktu dan tenaga untuk kehidupan pribadi dan pekerjaannya. Bagi sebagian orang, kedua hal tersebut bisa sulit untuk dilakukan
Soal kepemimpinan tak pernah sunyi dari pembahasan, mulai dari obrolan santai hingga forum formal seperti seminar dan bedah buku. Saat ini, dunia bahkan tampak berada dalam krisis kepemimpinan yang akut
Secara esensial, kezaliman berarti meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya atau mengambil sesuatu yang bukan haknya, seperti merampas hak orang lain atau melanggar batas yang telah ditentukan.
SYEIKH IBNU ATHO’ILAH mengingatkan kepada kita pentingnya amal muhasabah alias mengoreksi diri sendiri. Menurut beliau, usaha mengoreksi diri sendiri adalah sebuah amal yang baik.
Al-Qur’an adalah mukjizat yang bersifat universal, berlaku sepanjang masa. Berbeda dengan jenis mukjizat lainnya yang bersifat temporal, yang hanya dapat dilihat dan disaksikan oleh umat yang hidup sezaman dengan rasul yang bersangkutan. Al-Quran sudah teruji 15 abad berada didalam ruang dan waktu sejarah manusia yang terus berubah, namun Al-Quran selalu relevan dan hadir dalam semua zaman
Yukkk main tebakan… benda apa yang paling keras dan ampuh? Bisa dibuat untuk persenjataan perang. Jawabannya adalah besi. Namun besi ini masih bisa kalah dengan api. Kenapa api? Karena api yang membakar besi mampu melelehkan besi itu hingga lumat dan lembek.